catatan diri dan tren berita di masyarakat

Senin, 10 September 2018

Saya Booster kerja-kerja Bank Sampah

Awal bulan September 2018 ini, saya digaet kawan di desa Bojonggede. Berdasar pertemanan, saya diminta untuk membentuk dan mengelola bank sampah tingkat desa.

Tahu tidak bank sampah itu apa ?

Bank sampah adalah bentuk dari kewirausahaan sosial. Maksudnya adalah usaha bisnis bernilai sosial kemasyarakatan. Bank sampah adalah tempat dimana masyarakat dapat menabung sampah rumah tangganya untuk ditukar dengan uang atau bentuk manfaat lainnya.


Dasarnya apa bank sampah ini bisa bernilai sosial tapi juga bagian dari usaha bisnis ?


  1. Masyarakat akan menerima sosialisasi edukasi tentang pentingnya membedakan dan memilah sampah sejak dari rumah, sebelum di buang atau disimpan (tabung).
  2. Masyarakat perlu tahu perbedaan sampah organik dan sampah anorganik di rumah tangga sehingga dapat pula membedakan nantinya sampah yang dapat dibuang dan yang dapat ditabung. Konsep 3R menjadi panduan utamanya. 
  3. Masyarakat perlu tahu bahwa dari awal mulanya  (hulu) di dalam rumah, kita bisa membantu mengurangi kapasitas sampah yang perlu dibuang.
  4. Masyarakat perlu tahu bahwa dari sampah dapat menghasilkan 'emas'. Hal ini dapat membantu masyarakat untuk menjadi salah satu sumber penghasilan tak terduga dari sampah.
  5. Masyarakat juga perlu tahu dengan adanya bank sampah maka akan ada pemberdayaan warga yang dapat mengelola bank sampah dengan baik dan profesional.
  6. Masyarakat perlu tahu sudah banyak manfaat dari bank sampah di banyak tempat di Indonesia ini. Sehingga dengan pembentukan bank sampah lainnya akan : membantu mengurangi kapasitas sampah yang perlu dibuang dan menjadikan beberapa jenis sampah menjadi pendapatan.
Saya melakukan survei dan menggali kebutuhan terkait bank sampah tingkat desa ini. Sudah ada beberapa penggiat bank sampah di desa yang mendukung adanya bank sampah tingkat desa. Ada juga beberapa masukan yang penting dan diperlukan dalam pembentukan bank sampah ini, yaitu :
  • Perlunya dukungan nyata tingkat desa dalam membentuk, memperkenalkan dan membina bank sampah tingkat desa ini. Bentuknya dalam SK pengangkatan, surat edaran resmi desa, dan lokasi kerja yang representatif difasilitasi oleh desa.
  • Pembuatan nama tim kerja banks sampah tingkat desa ini. Hasil diskusi disepakati bernama BOOSTER singkatan dari Bojonggede Waste Management and Education Center. Pembuatan nama ini perlu sosialisasi dari poin di atas juga bila tidak, ya tetap perlu disosialisasikan.
  • Perlunya tim kerja yang didukung dan dibina secara ketat dikarenakan perlunya inkubasi bank sampah ini sampai dapat berjalan sendiri dan menghasilkan nilai bisnis yang bagus.

Saya nyatakan nama BOOSTER atau Bojonggede Waste Management & Education Center resmi disosialisasikan oleh saya di dunia maya mulai 10 September 2018 jam 16:25 ini dan menjadi pendorong serta penghubung antar unit bank sampah lainnya yang ada di sekitar Desa Bojonggede



Tertanda

Imraan Muslim, S.Pd



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Viewer

Mengenai Saya

Foto saya

Apa kabar kawan. Saya seorang pendengar baik. Beberapa kali berinteraksi dengan banyak orang, membuat saya menjadi pendengar baik. Saya konsultan manajemen yang meminati coaching dan FGD. Saya meminati pengembangan sumberdaya manusia bisnis. Saya tidak ahli dalam desain grafis tapi saya tahu bagaimana memandu kebutuhan desain grafis kamu.
Dulu saya meminati studi kultural, kolaborasi multidisiplin dan tentang ke-Indonesia-an. Sekarang saya sedang mengoptimalkan diri saya untuk siapapun yang ingin terjun di start-up digital.

Diberdayakan oleh Blogger.

DETOKS IT'S BUAH

IT's Buah

Labels