catatan diri dan tren berita di masyarakat

Sabtu, 19 Januari 2013

Turki : Wahabi - Lawrence



Terputusnya kekuatan ekonomi yang diselingi oleh konflik kepemimpinan membuat Mesir mudah diserang dan dikalahkan oleh Prancis (Napoleon). Mesir yang kalah membuat orang-orang Jazirah Arab (Hijaz) berpikir ulang mengenai peran Turki bagi Umat Islam. Saya tidak tahu bagaimana tapi begitulah pemikiran manusia. Ketika ada kesempatan pikiran sederhana itu muncul, maka berkembang lah gagasan itu sebagai momen untuk melepaskan diri dari Kesultanan Turki. 


Hal ini terkait dengan pribadi bernama Husein bin Ali yang memiliki gagasan ideal kerajaan Arab. Pada masa ini kita akan mengenal orang Inggris yang bernama Lawrence of Arabia. Seorang arkeolog yang menyukai sejarah Kastil pada masa perang Salib. Lawrence direkrut oleh militer Inggris sebagai bagian dari tugas intelijen. Lawrence dapat berbahasa Arab. Dia tahu bagaimana budaya perilaku orang Arab. Bahkan dia dapat mengutip beberapa ayat Al Qur’an.

Turki yang semakin melemah karena kepemimpinan, keuangan dan stabilitas perbatasan menghadapi serangan dari Eropa, menyebabkan Husein bin Ali dan Lawrence of Arabia melepaskan diri dari Turki dan membentuk Kerajaan Arab sebagai bentuk dukungan dari Inggris atas eksistensi Kerajaan Arab.

Nah, sampai disini rupanya perjalanan cerita Arab menjadi lebih rumit dengan motivasi yang sederhana. Kaum Wahabi muncul di masa abad 18 ini. Kaum Wahabi menyatakan bahwa Turki sudah bukan bagian dari Islam lagi. Mereka mengatakan bahwa Turki tidak bermahzab, gaya pakaiannya kebarat-baratan (asing) dan sebagainya. Sehingga Kaum Wahabi menyerukan “kembali ke asal” dan menolak Turki.


Sebuah gerakan ideology kaum Wahabi rupanya bergerak begitu kuat sehingga lahirlah kerajaan Arab. Namun tidak sampai disitu, seorang tokoh bernama Ibnu Su’ud bermain dibelakangnya. Sebuah motivasi sederhana. Harta berlimpah. Emas hitam.


Ya, emas hitam menjadi motivasi dibalik berdirinya Kerajaan Arab Sa’udi. Sampai disini kemudian kita akan mengenal ARAMCO (perusahaan Powerhouse kerajaan Arab)

Eits… bagaimana dengan Turki ? ceritanya berlanjut dua minggu lagi ya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Viewer

Diberdayakan oleh Blogger.

DETOKS IT'S BUAH

IT's Buah

Labels

Arsip Blog