Sabtu, 19 Januari 2013

Turki : Sebab kemunduran



Selepas Sultan Sulaiman wafat,  Sultan berikutnya adalah putra dari Sultan Sulaiman. Ada banyak pertentangan, intrik politik karena kandidat Sultan juga banyak. Setelah masa Sultan Sulaiman kita akan tahu bagaimana masa kerja Sultan yang biasanya lama (hingga 40 tahun) menjadi begitu singkat hanya beberapa tahun untuk diganti oleh Sultan berikutnya.

Kesultanan Turki memiliki kondisi-kondisi tertentu sebagai tanda kemundurannya, yaitu :


  1. Lemahnya Sultan dalam memerintah. Kuat-lemahnya Perdana Menteri = Sadrazam = Grand Vizier dalam mengelola pemerintahan. 
  2. Kuatnya Politik Harem yang ingin menaikkan kandidat calon Sultan maupun untuk melindungi diri dan calon Sultan lainnya. 
  3. Sudah berkurang adanya elit pemikir (di lepas di Eropa) untuk mengembangkan pengetahuan dan kebijakan bagi Turki. 
  4.  Perang di dua front : perang melawan kerajaan-kerajaan yang ada di Eropa, dan perang menghadapi kaum Safavi (syiah).

Politik Harem yang menguat dari berbagai faksi istri-istri Sultan ini mempengaruhi kebijakan pemerintahan kesultanan Turki. Hingga akhirnya :

  • tata pemerintahan menjadi tidak kuat, 
  • tata kelola keuangan yang tidak prioritas yang mengakibatkan daerah-daerah kekuasaan yang ada di perbatasan ingin melepaskan diri, 
  • kurangnya kekuatan ekonomi inti Turki (agrarian dan berdagang) dengan semakin kuatnya kaum pedagang asing, 
  • terputusnya jalur singkat perdagangan milik Turki yang menghubungkan perdagangan rempah-rempah di Nusantara dengan Eropa.
 Rupanya momen ini berkembang ke arah yang lebih parah terkait dengan Jazirah Arab (Hijaz) ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JUARA MERDEKA 2019

Assalamu'alaikum Halo Guys n Gals Agustus 2019 ini Negara Indonesia memasuki usia 74 tahun sejak kemerdekannya pada 17 Agustus 1945 ...