catatan diri dan tren berita di masyarakat

Minggu, 28 Desember 2008

Cileungsi itu jauh banget !

jalan-jalan ke Cileungsi …


Teman, …
Aku jadi sangat salut terhadap Arie dan si Desy. . .
why ? Mereka rumah di daerah Cileungsi … dan aku baru tahu ternyata …
JAUH ABIS !!!
kalau jalan terus tuh, kita akan bisa menikmati gUnung [Putri … itu lho yang deket Cikeas. Hari ini, sejak setelah sholat jUMat, berangkat ke Rumah si ARIE. Pergi ke sana dianterin RUsli … dengan motornya. Jalan lurus … terus lurus …


Melewati Taman WIsata LEgenda, CIBUBUR JUNCTION, …


Desi-Arie … ternyata dirimu tangguh juga ya dulu … pulang pergi. Mantap !
oh iya, tadi ke CILEUNGSI tuh untuk mengerjakan tugas Pengembangan Sistem Instruksional (PSI)nya Pak Robinson …

semangat Imron !

semangat Rusli !

SEMangat ARIE DAN DESI !!!
Share:

Kamis, 06 November 2008

RE-CODE DESA BOJONGGEDE,2008


Pada tahun 2008, Indonesia genap 10 tahun reformasi dan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Hal ini merupakan sebuah masa untuk kembali merefleksikan diri dan mengevaluasi diri terhadap pencapaian cita-cita Reformasi dan Kebangkitan Nasional.


Mata kuliah Belajar dan Kinerja merupakan mata kuliah unik yang diterima oleh mahasiswa (prodi) Teknologi Pendidikan yang mengambil konsentrasi Teknologi Kinerja (Tekin). Mata kuliah ini diampu dan difasilitasi oleh Drs. R.A Hirmana Wargahadibrata, M.Sc. Ed.


Pesan inti dalam mata kuliah ini adalah bahwa inovasi yang paling berharga bukanlah perangkat keras ataupun lunak, melainkan siklus cara manusia berpikir dan bertindak sehari-hari, yaitu berpikir di dalam BELAJAR (sebagai proses) dan bertindak dalam KINERJA (sebagai hasil) untuk kemudian belajar ulang atau kembali ke proses belajarnya dan seterusnya.1 Karena karakteristik matakuliah ini lah, momentum Reformasi dan Kebangkitan Nasional dapat menjadi latar belakang yang kuat dalam mendorong proses belajar dan kinerja tidak hanya bagi individu tapi juga dalam lingkup yang lebih luas, Negara.


Mata kuliah Belajar dan Kinerja ini menggunakan buku acuan belajar untuk menganalisis bagaimana proses belajar dan kinerja terjadi. Buku acuan yang digunakan adalah buku Re-Code Your Chance DNA karya Rhenald Kasali (2007). Dalam karya tulis ini, penulis mencoba memberikan konteks belajar dan kinerja yang akan dianalisis. Konteks adalah sebuah situasi dan kondisi di mana sebuah kejadian berada yang harus kita analisis dalam-dalam sebelum kita melakukan Re-Code2. Konteks disini dapat berupa tempat, dan waktu.


APA DAN MENGAPA RE-CODE ?

Rhenald Kasali menjabarkan bagaimana bahwa setiap mahluk memiliki sebuah unsure pembentuk perilaku yang terbawa dalam gen. Unsur pembentuk perilaku ini dalam ilmu genetika disebut deoxiribo nuclead acid atau DNA yang bila dibahasakan bagaimana bentuknya, kita membacanya dalam bentuk kode-kode tertentu. Karenanya, setiap mahluk termasuk manusia memiliki kode-kode perilaku yang mengidentikkan dirinya.

Kode-kode perilaku ini tidak hanya ada pada manusia maupun hewan dan tumbuhan namun juga ada pada organisasi. Peter Senge mengkomunikasikan pada kita bagaimana bahwa sebenarnya organisasi yang merupakan sebuah nama bentuk dari komponen abiotik dapat menjadi begitu hidup layaknya sebuah komponen biotik. Organisasi hidup karena manusia-manusia yang hidup dan berada di dalam organisasi tersebut.

Karena sifat dari perilaku itu dapat berubah, maka kita dapatkan sebuah konsep pengubah kode yang kita sebut dengan Re-Code. Dalam bukunya Rhenald Kasali merumuskan dengan, “Kode-kodenya ditata kembali, untuk melahirkan manusia-manusia baru pembentuk sebuah komunitas”.3


APA KONTEKS ORGANISASI YANG SAYA BEDAH ?!

Konteks organisasi merupakan sebuah cara bagi penulis untuk menganalisis proses belajar dan kinerja. Konteks organisasi merupaka bentuk nyata yang dapat dianalisis oleh penulis dengan pertimbangan tempat, waktu dan kebermanfaatan diri.


Organisasi yang penulis coba analisis adalah organisasi pemerintaan desa yang berafiliasi dengan sebutan kantor desa setingkat dengan kelurahan. Berlokasi di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor,.


Desa dengan luas lebih kurang 275, 499 Ha ini berbatasan di utara dengan Desa Bojong Baru, sebelah Barat dengan Desa Susukan, sebelah Timur dengan Kelurahan Cibinong dan selatan Desa Kedung Waringin.

Organisasi desa ini yang setingkat kelurahan telah berusia 46 tahun sejak berdiri desa Bojonggede pada tahun 1962. Sejak tahun 1962 itu, organisasi pemerintahan desa Bojonggede telah dipimpin oleh 5 orang lurah atau kepala desa. Dan pada periode tahun 2008-2014 ini masih dipimpin oleh Bpk. Bahrudin yang periode sebelumnya juga menjabat sebagai Lurah Bojonggede.

Desa Bojonggede merupakan desa yang dapat dibilang daerah penyangga pemukiman para pekerja untuk kota Jakarta, Depok dan Bogor. Desa ini memiliki jumlah penduduk terdata sebanyak 28. 284 (2006). Penduduk desa Bojonggede dapat di bagi dua, yaitu penduduk asli Bojoggede dan penduduk pendatang yang merupakan warga pekerja dari Jakarta yang pindah ke Bojonggede.


Desa ini memiliki prestasi dengan memenangi beberapa perlombaan tingkat desa dan menyelenggarakan kegiatan untuk masyarakat sebagai berikut : juara 1 Lomba Senam Jantung Sehat tk. Kabupaten Bogor (2006); Juara 3 Lomba K3 tk. Kabupaten; Lomba Bulu Tangkis tk. Kelurahan (2004-2005); Merenovasi Rumah Tidak layak Huni (5 unit, 2004-2006); Membangun Jalan (2007). Beberapa kegiatan dalam rangka mendukung pendidikan dan membangun kualitas warga : Sumbangan untuk Ponpes (2006 dan 2007).

Beberapa kegiatan penyampaian subsidi pemerintah untuk Konversi Gas (2008), Subsidi untuk Keluarga/ kaum Ibu (2008), dan lainnya yang tak terdata.
Kontrak Kuliah/Kerja; Draf ke-3/12 Februari 2008. hal 2
2 Kasali, Rhenald (2007). Hal 196
3 Ibid. hal 5
Share:

Minggu, 26 Oktober 2008

undangan Peminat Jepang

Kepada Yth.

Bapak/Ibu/Sdr/Sdri

Di tempat



Dalam rangka memperingati 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang 2008, Panitia Bersama Simposium “Learning from Japan” mengundang dengan hormat kehadiran Bapak/Ibu/Sdr dalam acara :



“Learning From Japan” 2nd International Symposium 2008 :

In Search of A New Culture For Urban Mobility In Indonesia



Rabu, 29 Oktober 2008, pkl. 09.00 – 17.00 WIB (registrasi 08.00 -09.00 WIB),

di Auditorium Gedung Pusat Studi Jepang – Kampus UI Depok



Atas kehadiran Bapak/Ibu/Sdr kami ucapkan terima kasih.



Turut mengundang :

Prof. Dr.Sutanto Soehodho (Pusat Studi Transport UI)

Prof. Dr. Sheddy N. Tjandra (Pusat Studi Jepang UI)

Mr. Atsushi Kanai (The Japan Foundation, Jakarta)



Hormat kami,



Ir. Susy Aisyah Nataliwati, M.Si

Ketua Panitia Bersama





Konfirmasi Kehadiran :

Telp/Fax (021) 7888 0642 (Andam/Lediah)

Telp (021) 7863547/Fax 786 3548 (Kiki)

E-mail : learningfromjapan@yahoo.com



PENDAFTARAN

Umum : Rp 100.000,- / Mahasiswa : Rp 50.000,-
Share:

World-class Corporation : MITSUI as Sogoshosha

Perusahaan Berkelas Dunia : Sogoshosha, MITSUI
penulis Imraan Muslim
1215 06 1040



Persaingan organisasi bisnis untuk menjadi yang terbaik merupakan suatu hal yang biasa. Sebuah kompetisi untuk memenangkan seleksi alam. Namun, tantangan dunia sekarang tidak hanya berlaku untuk organisasi bisnis semata. Organisasi non-bisnis pun mau tidak mau harus berusaha untuk mengikuti seleksi kompetisi untuk menjadi yang terbaik. Orientasinya tidak lagi mengenai profit dan keuntungan tapi berorientasi pada kontribusi pada lingkungan.


Sebuah korporasi kelas dunia harus dapat untuk terus maju dalam seleksi dan kompetisi dengan kompetitor lainnya. Perusahaan MITSUI adalah sebuah perusahaan dagang yang dikenal dengan istilah Sogoshosha. Perusahaan dagang dari Jepang ini adalah salah satu bentuk nyata bagaimana sebuah organisasi harus terus berkembang dan menghadapi tantangan persaingan.


Mitsui sebagai sebuah sogoshosha telah berdiri 3 abad yang lalu pada tahun 1673. Sebagai sebuah kelompok dagang kecil, sogoshosha Mitsui telah menerima tantangan waktu dan zaman. Menarik untuk dikaji, riwayat kehidupan sogoshosha ini dapat dilihat dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah tahap model bisnis tradisional. Tahap kedua adalah tahap yang dinamakan dengan disintermediasi. Tahap ini merupakan tahap ketika Mitsui telah berada di pinggir menuju dunia terbuka. Mulai dipahami perlunya penggunaan teknologi tepat dan cepat—leverage technology. Terakhir adalah tahap ketiga, masa sekarang dengan jaringan global 42.000 karyawan, pendapatan bersih sebesar 2,6 miliar dollar AS (March 2007).


Hal penting yang perlu diperhatikan adalah Mitsui sebagai perusahaan dagang berkelas dunia, tidak meninggalkan peran penting faktor manusia. Hal ini terlihat dari bagaimana Mitsui memberikan porsi khusus pada manajemen sumberdaya manusia. 


Isu kunci dalam manajemen sumberdaya manusia ada dua. Pertama tentang 'rekruitmen' yang transparan dan sesuai dengan kebutuhan. Kedua tentang pengembangan sumberdaya manusianya. Ada penjabaran sederhana bagaimana strategi Mitusi dalam mengembangkan sumberdaya manusia mereka. Yaitu, terbukanya jenjang karir dan program pendidikan kembali bagi karyawannya. 

Yang patut digarisbawahi adalah Mitsui tidak bermaksud menciptakan seorang manajer-manajer kelas dunia tapi bagaimana membangungkan pemimpin-pemimpin kelas dunia—dalam konteks perusahaan bisnis. Penulis sendiri belum menelusuri lebih dalam bagaimana strategic plan Mitsui tapi terlihat dari Presiden Mitusi Indonesia, Mr. Kumagawa bahwa ada sebuah strategicplan yang mahal untuk membangun kepemimpinan sumberdaya manusa mereka.

Secara umum, Mitsui sebagai sogoshosha berkelas dunia, memiliki apa yang dinamakan oleh mereka dengan MVV. Penjabaran untuk jargon mereka ini adalah bagaimana misi mereka untuk mendapatkan 'target yang bersinar', goal setting yang jelas. 

Lalu bagaimana visi mereka untuk masa depan. Dan terkahir adalah bagaimana value budaya perusahaan mereka. Menarik bagi penulis, karena presiden Mitusi Indonesia, memberikan gambaran sederhana bagaimana nilai tersebut ada di perusahaan. Menurutnya, bukan bagaimana nilai itu berbicara dan siapa yang membuat nilai tersebut. Meskipun seorang pimpinan (leader) perusahaan memiliki kewajiban untuk membuat nilai perusahaan, tapi yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai tersebut mewarnai hidup kerja karyawannya. Nilai-nilai perusahaan mengalir dalam semangat hidup semua orang yang ada di Mitsui.

*laporan kuliah umum untuk MK Budaya Korporasi Jepang pada selasa, 21 Oktober 2008, PSJ UI
**penulis adalah mahasiswa prodi. Teknologi Pendidikan dengan peminatan pada PSDM, Pengembangan Organisasi dan Rekayasa Kinerja.

Share:

Senin, 06 Oktober 2008

Miyamoto Musashi untuk Indonesia

Musashi Miyamoto hanyalah orang tidak biasa yang mencoba jalan hidup samurai. Buku ini aku baca selama bulan Ramadhan…so aku hatam kitab musashi ini …h…
Do not attempt to oppose the way of the universe. But first make sure you know
the way of the UNIVERSE
YaP. JANGAN mencoba untuk melawan jalannya semesta. Sebuah pelajaran penting bahwa semesta memiliki jalannya sendiri yang telah menjadi ketetapan alam. Sebuah sunnatullah yang tidak dapat di bengkokkan. ..

Meskipun bisa, usaha untuk melawan alam malah akan mendatangkan bencana. Apakah ini juga membantu kita untuk merasakan sendiri bagaimana kita hancur karena sesuatu yang kita paksakan ?
Ya


TAPI…ini juga membantu kita dalam dunia bisnis dan hal lain dalam kehidupan bahwa kita harus membaca dulu keadaan yang ada. Melihat dalam suatu periode waktu tertentu bagaimana sebuah obyek bekerja…
…bagaimana sebuah subjek bergerak …

…bagaimana sebuah mekanismw berjalan …

Yoshikawa Eiji is the good writer for cultural and historian literer,…
package with novel …
because this book , i feel bad …

why ?
again …another person who ini this age … twntytwo years … make a big dea

l for his life … A journey for what will be he is in this life …

Look at the Mount Fuji. i’ll never be like Mount Fuji. Instead of wasting to bel like this or that, make yourself into a silent, immovable giant.

Thats what the mountain is
Don’t waste your time trying to impress people.

If you become the sort of man people can respect, they’ll respect you whitout your doing anything

After that… not only for leadership this book present … but for society … that lead with the samurai-way … untuk masyarakat kita. Bangsa Indonesia memiliki cara hidupnya sendiri … tapi bukankah kita juga masih mencoba memaham

Jadii bagaimana dan mau kemana bangsa ini. wAKTU nya tidak singkat. Selayaknya bagaimana Musashi menyangsikan bagaimana kemampuannya untuk menjadi agen perubah masyarakat dan pemerintahan.

Teman, biarkan aku mengutip salah satu dialog lagi dari Musashi Miyamoto dan Takuan yang cukup menusuk eksistensi diri …

I’m afraid I’m still immature, imprudent–far from being truly enlightened. The more I travel, the longer the road becomes.
I have the feeling I’m climbing an endless mountain path, ” said Musashi straight that make Takuan responses.
That’s the way it has to be,”
said Takuan clearly pleased with the youth’s integrity and humility.
If a man not yet thirty claim to know the least bit about the
WAY, it’s an unmistikable sign his growth has stopped.



nb: sumber buku Eiji, Yoshikawa.1981.MUSASHI.Kodansha International ...
nb; HMJ TP … jalan kita masih panjang … sepanjang setiap tahun pucuk muda selalu berganti.
nbb : ini saatnya aku sampaikan bagaimana jalan ku sendiri … pertama … pusat semesta ku … she is ….somebody who i didn’t know ecxactly ….how is her face …
Share:

Minggu, 18 Mei 2008

Debating : Tambahkan portofolio diri !!!

Sejak hari kamis lalu (15./5) aku mengikuti kompetisi debat British Parliamentary tingkat wilayah A2. Alhamdulillah masuk dlm Quarter Final. Berpartner dengan Putri dan Miva dari FBS (iNGGRIS) UNJ.
Aku baru merasakan event ini....
I Wonderer .....Great !!


It means my experience will go higher than before.....

>tanx for HANIFA (MP), NIKEN (MP), UBAY (TP.07), dan teman2 dari English Club FIP UNJ yang mendukungku, KEEP ON SPIRIT !!!
>Hasan dan Arey.....you are great !! (debater masuk final)
Share:

Minggu, 06 April 2008

Tiba Pencapaian Profesi ku...


Cita-cita untuk menjadi seorang konsultan kinerja organisasi, akan segera tercapai.

Hari ini dan sejak waktu lalu aku telah mencoba mengalikasikan pembelajaran diri sebagai seorang akademisi di Teknologi Pendidikan dengan kompetensi Performance Technology...





Tahap pertama adalah dengan mencoba merefleksikan diri dengan materi belajar kinerja.

Tahap berikutnya adalah mencari konteks organisasi untuk aku aplikasikan ilmu yang kudapat.


Tahap ke-3 adalah menjalin hubungan kerja dengan banyak pihak, orang, dan organisasi.
Share:

Sabtu, 15 Maret 2008

~ PERKENALAN ~

Ikaga desuka
How are you ?
Assalamu'alaikum....
Salam sejahtera untuk kita semua...



Sedikit tentang blog ini adalah catatan kehidupan dan romantisme manusia. 
~err... maksud saya romantisme dunia saya. feel free klo mau komen atau beropini. Justru senang klo ada yg kasih opini. Open minded kok aye klo mau ngasih tapi jg gak ngotor2in ya. Saya gk bs nyuci soalnya. hahah

Setiap orang punya impian. Setiap orang punya dunianya masing2. Respect your self. Saya menghormatii impian Anda. Begitu juga saya ingin Anda menghormati impian saya.


Semoga dengan blog ini aku, kamu, ane, ente, lo, gw, dan semuanya dah! dapat lebih berkembang lagi...

Maaf apabila ada kata-kata yg tak berkenan, easy going aja yah. Maklum, anak muda :P


imronQren


nb: untuk biodata CV saya dapat kroscek klik link :
terima kasih sudah mampir :D
Share:

Viewer

Diberdayakan oleh Blogger.

DETOKS IT'S BUAH

IT's Buah

Labels